Beta Gibran Sulawesi Utara Apresiasi Kepedulian Polda Sulut untuk Korban Bencana NTT

Blog48 Dilihat

MANADO, PELOPORBERITA — Beta Gibran Sulawesi Utara mengapresiasi langkah Kapolda Sulawesi Utara beserta jajaran yang menyalurkan bantuan sebesar Rp300 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Sekretaris Beta Gibran Sulawesi Utara, Audio Pontoh, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang patut diapresiasi. Menurutnya, di tengah duka dan kesulitan yang dialami masyarakat NTT, kepedulian dari berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk meringankan beban para korban.

“Beta Gibran Sulawesi Utara mengapresiasi langkah Kapolda Sulut dan jajaran yang menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana di NTT. Ini bukan sekadar soal nilai bantuan, tetapi tentang pesan kemanusiaan bahwa mereka tidak sendiri,” ujar Audio Pontoh.

Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, komunitas, maupun masyarakat umum di Sulawesi Utara untuk turut mengambil bagian membantu korban bencana.

“Semoga kepedulian ini dapat diikuti oleh yang lainnya. Dari Tanah Nyiur Melambai, mari kita tunjukkan bahwa semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan tidak pernah kehilangan tempat. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita semua terpanggil untuk membantu,” katanya.

Audio menambahkan, semangat gotong royong merupakan kekuatan sosial yang harus terus dirawat. Bantuan tidak harus selalu dalam jumlah besar, tetapi yang terpenting adalah ketulusan dan kemauan untuk berbagi sesuai kemampuan masing-masing.

“Beta Gibran Sulawesi Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun gerakan kepedulian. Dari Sulawesi Utara untuk NTT, kita kirimkan bukan hanya bantuan, tetapi juga doa, solidaritas dan harapan agar masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan pulih,” pungkasnya.

Langkah kepedulian tersebut juga menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Polda di sejumlah daerah juga menunjukkan solidaritas serupa dengan mengirim bantuan logistik dan personel untuk membantu penanganan bencana di NTT. Rwd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *