Kawal Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo, PLN UID Suluttenggo Berhasil Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan

Blog25 Dilihat

Gorontalo, PELOPORBERITA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) sukses memastikan keandalan pasokan listrik selama kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Provinsi Gorontalo pada Sabtu (09/05). Melalui pengamanan sistem kelistrikan berlapis, seluruh rangkaian agenda kenegaraan, termasuk peresmian Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Leato Selatan, berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan.

Kunjungan Presiden kali ini memiliki arti strategis karena meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih, sebuah program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dirancang untuk mentransformasi kawasan pesisir menjadi wilayah yang modern, produktif, dan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari persiapan matang dan koordinasi intensif di lapangan. Ia menegaskan bahwa PLN memiliki standar operasi prosedur (SOP) khusus untuk mengawal agenda VVIP guna memastikan kenyamanan dan kelancaran kegiatan kepala negara.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian kunjungan Bapak Presiden Prabowo Subianto di Gorontalo berjalan sukses dengan dukungan listrik yang andal dan tanpa kedip. Bagi kami, memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam agenda kenegaraan adalah prioritas tertinggi sebagai bentuk kontribusi PLN terhadap kelancaran program-program strategis pemerintah di daerah,” ungkap Usman.

Selama kunjungan berlangsung, PLN menyiagakan infrastruktur dengan performa maksimal. Kondisi kelistrikan di Gorontalo terpantau aman dengan daya mampu pasok mencapai 579,13 MW, sementara beban puncak tertinggi berada di angka 525,32 MW. Hal ini memberikan cadangan daya sebesar 53,81 MW yang sangat mencukupi untuk menopang kebutuhan selama kunjungan dan kegiatan masyarakat lainnya.

Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan melalui skema suplai berlapis (ring 1, ring 2, dan ring 3) di lokasi-lokasi prioritas. PLN menyiagakan enam posko utama, mulai dari VIP Bandara Djalaludin, Stadion Merdeka, hingga lokasi inti peresmian di KNMP Leato Selatan.

“Kami menerjunkan 31 personel ahli dengan dukungan armada lengkap, termasuk mobil Sentuh Langsung PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) yang memungkinkan perbaikan tanpa harus memadamkan aliran listrik. Di lokasi peresmian KNMP sendiri, kami menyiapkan suplai utama dari jaringan yang diperkuat dengan backup genset berkapasitas 140 kVA,” jelas Hardi.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari kolaborasi harmonis antara PLN dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri. Seluruh sistem distribusi, mulai dari GI Botupingge, GI Gorontalo Baru, hingga berbagai Gardu Hubung (GH) strategis, berfungsi optimal selama Presiden berada di Gorontalo hingga kembali bertolak ke Jakarta pada hari yang sama.

Melalui pencapaian ini, PT PLN (Persero) kembali membuktikan komitmennya dalam menyediakan energi listrik yang berkualitas demi mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *