Reses DPRD Sulut, MEP Jadikan Aspirasi Pendidikan Sebagai Prioritas

Blog83 Dilihat

MINSEL, PELOPORBERITA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Michaela Elsiana Paruntu, menegaskan komitmennya untuk menjadikan pendidikan sebagai salah satu agenda strategis dalam pelaksanaan Reses II DPRD Sulut. 

Komitmen tersebut disampaikan saat menyerap aspirasi masyarakat di SMA Negeri 1 Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam dialog bersama siswa, guru, dan civitas akademika, berbagai persoalan pendidikan mengemuka. 

Mulai dari kebutuhan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu, pengadaan peralatan praktik pembelajaran, rehabilitasi ruang kelas yang membutuhkan perbaikan, hingga kepastian status guru Non-ASN.

Menurut Michaela, reses bukan sekadar agenda formal anggota legislatif, melainkan instrumen demokrasi untuk memastikan arah kebijakan daerah disusun berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat.

“Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi masukan penting dan akan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan DPRD melalui fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan,” ujarnya.

Ia menilai bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari penguatan sektor pendidikan. 

Karena itu, perhatian terhadap kualitas sarana pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, dan akses pendidikan yang setara merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan Sulawesi Utara.

Dalam perspektif politik pembangunan, penyerapan aspirasi di sektor pendidikan dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong terciptanya kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Michaela juga mengapresiasi keterbukaan pihak sekolah dalam menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi. 

Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan DPRD menjadi faktor penting dalam menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

“Generasi muda Sulawesi Utara membutuhkan dukungan nyata agar mampu bersaing di masa depan. Pendidikan harus menjadi prioritas pembangunan, karena dari sanalah lahir sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” tutupnya. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *