TIFF 2026 Masuk Agenda Bergengsi Nasional, Ny. Anik Yulius Selvanus Optimistis Harumkan Sulut di Mata Dunia

Blog95 Dilihat

SULUT, PELOPORBERITA – Komitmen untuk memperkuat sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara kembali ditegaskan Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, melalui dukungannya terhadap penyelenggaraan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi panitia TIFF 2026 di Wisma Negara Bumi Beringin.

Dalam pertemuan itu, Ny. Anik menegaskan bahwa TIFF telah berkembang menjadi lebih dari sekedar festival bunga, melainkan sebuah panggung strategis yang memperkenalkan identitas budaya, kreativitas masyarakat, serta potensi ekonomi Sulawesi Utara kepada dunia.

“Ayo promosikan ke handai tolan untuk menikmati agenda tahunan bertaraf internasional ini,” ajak Ny. Anik, sembari mengajak seluruh masyarakat ikut menyukseskan pelaksanaan TIFF 2026.

TIFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–12 Agustus 2026 di Kota Tomohon.

Puncak acara akan diwarnai Parade Kendaraan Hias dan Karnaval Budaya yang menjadi magnet utama wisatawan domestik maupun mancanegara.

Festival ini juga kembali masuk dalam daftar prestisius Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebuah pengakuan atas kualitas penyelenggaraan dan daya tariknya sebagai event nasional berkelas internasional.

Pemerintah Kota Tomohon menargetkan kehadiran ratusan ribu pengunjung selama festival berlangsung.

Selain parade bunga yang telah menjadi ikon, TIFF 2026 juga akan menghadirkan pameran bunga segar, pertunjukan seni budaya, promosi produk UMKM, hingga berbagai kegiatan ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Ny. Anik kembali menghadirkan desain batik khusus untuk rangkaian TIFF 2026.

Ini merupakan tahun kedua secara berturut-turut karya desain batiknya dipercaya menjadi bagian dari identitas visual festival tersebut.

Desain tersebut mengangkat kekayaan budaya lokal, keindahan alam, serta filosofi kehidupan masyarakat Sulawesi Utara yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai, sehingga diharapkan mampu memperkuat citra daerah di mata wisatawan internasional.

Menurut Ny. Anik, kehadiran TIFF harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia berharap festival ini menjadi ruang promosi yang efektif bagi produk-produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

“TIFF bukan hanya tentang bunga, festival ini adalah etalase budaya, kreativitas, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan Sulawesi Utara kepada wisatawan dan tamu mancanegara,” ujarnya.

Dukungan Dekranasda Sulut terhadap TIFF juga dinilai menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Dengan sinergi pemerintah, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat, festival ini diharapkan terus berkembang sebagai ikon pariwisata yang mampu meningkatkan daya saing daerah.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Tomohon International Flower Festival 2026 diyakini akan kembali menjadi wajah pariwisata Sulawesi Utara di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai destinasi unggulan Indonesia yang memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, serta kekuatan ekonomi kreatif.

“Mari bersama-sama mempromosikan TIFF 2026 kepada keluarga, sahabat, dan handai tolan. Jadikan Sulawesi Utara sebagai destinasi pilihan dunia,” tutup Ny. Anik. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *