Sulut, PELOPORBERITA — Instruksi Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, untuk memperluas struktur partai hingga tingkat anak ranting paling lambat Februari 2027 mulai dipertanyakan oleh sejumlah pengamat politik.
Target tersebut dinilai berpotensi hanya menjadi slogan politik apabila tidak dibarengi dengan konsolidasi total dan penguatan struktur partai secara nyata hingga ke akar rumput.
Pengamat politik Jeffrey Sorongan menilai jabatan sekretaris partai merupakan posisi strategis yang menentukan hidup matinya mesin partai.
Menurutnya, sekretaris tidak hanya bertugas mengurus administrasi, tetapi juga menjadi motor penggerak konsolidasi organisasi, kaderisasi, serta memastikan roadmap politik partai berjalan sesuai target.
“Sampe saat ini kita blum liat konsolidasi yang signifikan dari sekretaris partai for menggerakkan struktur Gerindra di 15 kabupaten deng kota di Sulut.
Padahal target pembentukan anak ranting sangat membutuhkan kerja organisasi yang masif deng terukur,” ujar Jeffrey.
Menurut Sorongan, keberhasilan membentuk anak ranting tidak cukup hanya dengan mengeluarkan instruksi dari pimpinan partai.
Dibutuhkan kerja-kerja politik yang konkret, pemetaan kekuatan kader, penguatan basis akar rumput, pembinaan struktur, serta koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pengurus daerah.
Sorongan menegaskan bahwa anak ranting merupakan fondasi utama dalam membangun ‘political engagement’ masyarakat sekaligus menjadi ujung tombak kerja-kerja elektoral partai di masa mendatang.
“Kalo konsolidasi organisasi nyanda segera dijalankan secara serius, target anak ranting 2027 berisiko hanya jadi dokumen, jargon politik, ato sekedar narasi tanpa implementasi di lapangan,” katanya.
Sorongan juga membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah partai politik lain di Sulut yang mulai melakukan penguatan struktur, kaderisasi berjenjang, dan transformasi organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
“Sementara partai-partai yang laeng mulai memperkuat basis organisasi dan menyiapkan strategi politik jangka panjang, Gerindra Sulut justru hingga kini blum terlihat pergerakan organisasi yang masif.
Padahal waktu trus bajalang dan target sudah ditetapkan ketua DPD,” tambahnya.
Sorotan ini menjadi tantangan bagi jajaran pengurus Gerindra Sulut, khususnya sekretaris partai, untuk membuktikan bahwa target pembentukan anak ranting bukan sekedar janji politik, melainkan agenda strategis yang dijalankan melalui kerja organisasi yang terukur, konsisten, dan berkelanjutan hingga ke tingkat paling bawah. IOP







