Yulius Selvanus Siapkan Gerindra Sulut Jadi Mesin Politik Paling Solid di 2029

Blog1071 Dilihat

Sulut, PELOPORBERITA — Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, SE memberi sinyal bahwa mesin politik Gerindra Sulut mulai dipanaskan serius menuju Pemilu 2029.

Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerindra Sulut di hotel Four Points by Sheraton Manado, Sabtu (23/5), YS menyampaikan kepada seluruh kader dan pengurus partai, struktur partai wajib diperluas dan dituntaskan hingga ke tingkat anak ranting paling lambat Februari 2027.

Pernyataan itu bukan sekedar instruksi organisasi, di mata banyak kader, ini adalah tanda bahwa Gerindra Sulut sedang membangun kekuatan politik dari bawah secara total.

“Struktur partai harus diperluas dari DPD sampai anak ranting. 

Sayap-sayap partai juga harus berkembang dan bergerak bersama struktur utama,” ucap ketua DPD di hadapan peserta Rakerda.

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi besar untuk memastikan Gerindra tidak hanya kuat di elite, tetapi juga hidup di tengah masyarakat sampai ke tingkat lingkungan dan desa.

Salah satu kader partai Gerindra Deddy Loing, menyebut arahan Yulius Selvanus sebagai langkah politik yang serius dan tidak boleh dianggap biasa.

Menurutnya, partai yang ingin menang besar pada 2029 tidak cukup hanya mengandalkan figur populer atau baliho politik. 

Yang menentukan justru militansi kader di akar rumput.

“Ini sangat luar biasa. Saya berharap seluruh kader benar-benar bergerak dengan hati. Awal 2027 militansi di anak-anak ranting harus sudah terbentuk kuat agar menghadapi Pemilu 2029 Gerindra Sulut benar-benar siap,” ujar Loing.

Loing menilai, pesan ketua DPD menunjukkan bahwa Gerindra Sulut sedang menyiapkan model politik jangka panjang, membangun loyalitas kader dari bawah, bukan sekedar muncul menjelang pemilu.

Dalam politik modern, kata Deddy, partai yang kuat bukan hanya yang ramai di media sosial, tetapi yang memiliki struktur hidup sampai di lorong-lorong kampung.

“Kalau struktur sampai anak ranting benar-benar aktif, maka Gerindra akan punya kekuatan sosial dan politik yang besar di Sulawesi Utara,” katanya.

Rakerda kali ini pun mulai dibaca sebagai titik awal konsolidasi besar Gerindra Sulut menuju 2029. 

Apalagi, target yang disampaikan Yulius sangat jelas, seluruh mesin partai harus siap dua tahun sebelum pesta demokrasi dimulai.

Pesan politiknya sederhana, Gerindra tidak ingin bergerak dadakan saat pemilu tiba. 

Partai berlambang Garuda itu ingin memastikan fondasi kekuatan dibangun dari sekarang.

Di tengah dinamika politik nasional yang makin kompetitif, langkah konsolidasi hingga anak ranting dianggap sebagai strategi untuk menjaga loyalitas pemilih sekaligus memperkuat hubungan langsung dengan masyarakat.

Jika target Februari 2027 benar-benar tercapai, maka Gerindra Sulut berpotensi menjadi salah satu mesin politik paling solid di daerah menjelang 2029. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *