MANADO, PELOPORBERITA — Pendidikan demokrasi tidak cukup dipahami melalui teori di ruang kelas. Generasi muda juga perlu mengenal secara langsung bagaimana lembaga negara bekerja, bagaimana kebijakan publik dibentuk, serta bagaimana aspirasi masyarakat diperjuangkan dalam sistem pemerintahan.
Semangat tersebut tercermin dalam kunjungan edukatif Taruna dan Taruni SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan ke Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara, yang diterima Anggota DPRD Sulut, Billy Lombok, S.H., M.A.P., di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.
Kunjungan ini menjadi ruang pembelajaran konstitusional bagi para peserta didik untuk memahami kedudukan, tugas, fungsi, dan kewenangan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat daerah. Lebih dari sekadar mengenal institusi, para Taruna dan Taruni diajak melihat bagaimana prinsip demokrasi diterjemahkan dalam proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Billy Lombok menjelaskan tiga fungsi utama DPRD, yakni pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Ketiga fungsi tersebut merupakan instrumen penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan sesuai ketentuan, kepentingan publik, serta prinsip akuntabilitas.
Ia juga mendorong pentingnya membangun kesadaran politik dan pemahaman demokrasi sejak dini. Sebab, generasi muda tidak cukup hanya dipersiapkan menjadi pribadi yang unggul secara akademis dan disiplin, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami persoalan publik, serta bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rombongan SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan dipimpin Kepala Sekolah Brigadir Jenderal TNI Rhino Charles Tuwo, M.Sc., M.P.M., didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Kolonel Laut (P) Amin Wibowo, S.T., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Administrasi Kolonel Arhanud Muhammad Nahruddin Roshid, S.E., M.Tr. (Han).
Pelaksanaan kunjungan tersebut difasilitasi Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara di bawah pimpinan Sekretaris DPRD William N. Silangen, S.Sos., M.Si., melalui Plh. Kepala Bagian Umum Justman Entjaurau, S.T., M.A.P., bersama jajaran sekretariat.
Kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mempertemukan dunia pendidikan dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan. Melalui interaksi langsung dengan lembaga legislatif, para Taruna dan Taruni diharapkan mampu memahami bahwa demokrasi bukan sekadar mekanisme pemilihan pemimpin, melainkan sistem yang menuntut partisipasi, tanggung jawab, penghormatan terhadap hukum, serta keberanian menyampaikan gagasan secara konstruktif.
Pada akhirnya, kualitas masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang dipersiapkan hari ini. Pemahaman terhadap demokrasi, integritas, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bekal penting bagi para calon pemimpin masa depan.
Taruna Hari Ini, Pemimpin Masa Depan — Berintegritas, Berwawasan Kebangsaan, dan Siap Mengabdi. Red






