MANADO, PELOPORBERITA.ID — Kritik terhadap perjalanan dinas di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Manado mendapat respons dari Sekretaris DPRD Manado, Dr. Steven Rende.
Di tengah pertanyaan mengenai intensitas perjalanan dinas aparatur Setwan, Steven menegaskan bahwa perjalanan dinas pimpinan dan anggota DPRD berbeda dengan perjalanan dinas khusus staf.
“Ada perjalanan dinas pimpinan dan anggota Dewan, ada perjalanan dinas khusus staf dewan.
Staf tidak bisa menggunakan perjalanan dinas pimpinan dan anggota kecuali dalam hal tugas pendampingan anggota,” tegas Steven.
Pernyataan tersebut memperjelas bahwa perjalanan dinas staf tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai penggunaan anggaran perjalanan dinas anggota DPRD.
Karena itu, penilaian terhadap setiap perjalanan dinas idealnya dilakukan berdasarkan surat tugas, tujuan perjalanan, sumber anggaran, agenda kegiatan dan pertanggungjawaban, bukan semata-mata dari frekuensi keberangkatan.
Alih-alih berdebat pada persepsi, Steven Rende mengarahkan persoalan pada aturan dan mekanisme yang menjadi dasar pertanggungjawaban anggaran.
Jika seluruhnya sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan, maka kritikan tersebut justru menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Setwan Manado mampu mengelola anggaran secara transparan, tertib dan profesional. Red












