MINAHASA SELATAN — Di tengah derasnya arus informasi kesehatan di media sosial, peran wartawan semakin krusial. Tidak hanya meliput peristiwa, wartawan juga dituntut menyajikan edukasi yang akurat terkait kesehatan, pangan, dan obat-obatan.
Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menegaskan bahwa wartawan memiliki tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada publik.
Pernyataan tersebut di sampaikan Ketua komisi IX DPR-RI tersebut di acara reses dengan para wartawan se Kabupaten Minahasa Selatan di gedung BPU kelurahan Rumoong Bawah Senin 10 Agustus 2026.
“Wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang kesehatan serta jenis-jenis makanan dan obat-obatan,” demikian pernyataan Felly.
Pernyataan ini penting karena masyarakat kini mudah mengakses informasi kesehatan di media sosial, namun tidak semuanya benar atau dapat dipertanggungjawabkan.
Di sinilah peran wartawan menjadi penting: memastikan informasi yang disampaikan bersumber jelas, valid, dan akurat, bukan sekadar cepat.

Penggunaan Obat Secara Bijak
Kepala BBPOM Sulawesi Utara Hermanto, S.Si, Apt, MPPM, dalam sambutannya mengimbau masyarakat menggunakan obat sesuai aturan, memperhatikan dosis, petunjuk, dan peringatan pada kemasan.
Penggunaan obat yang tidak tepat dapat membahayakan kesehatan, sehingga informasi yang benar sangat diperlukan sebelum konsumsi.
Hal yang sama berlaku untuk makanan dan produk pangan: masyarakat perlu cermat dalam memilih berdasarkan keamanan dan mutu.
Tanggung Jawab Sosial Media
Media massa memiliki tanggung jawab sosial dalam menyebarkan informasi kesehatan yang edukatif dan mencegah disinformasi.

Wartawan perlu merujuk pada sumber resmi dan tenaga ahli agar publik tidak mudah terpengaruh klaim kesehatan yang tidak terbukti.
Dengan demikian, wartawan berkontribusi pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Wartawan berperan sebagai duta kesehatan ketika mampu melindungi masyarakat dari disinformasi, mengingatkan penggunaan obat yang tepat, dan mendorong pilihan makanan serta produk kesehatan yang bijak.
Di tengah banjir informasi, berita yang akurat menjadi bagian penting dalam melindungi kesehatan masyarakat.







