Harga Fantastik Tiang Lampu Penerangan Jalan Desa Poigar Dua Di Sorot LSM JARI

Blog65 Dilihat

BOLAANG MONGONDOW,_ Tiang lampu penerangan jalan Desa Poigar Dua Kecamatan Poigar dengan harga yang cukup fantastik menuai spekulasi di kalangan masyarakatnya sendiri

Hasil investigasi awak media beberapa waktu lalu terungkap bahwa tiang lampu penerangan jalan Desa Poigar tersebut bernilai tidak kurang dari satu juta lima ratus ribu rupiah padahal terlihat biasa biasa saja dan tidak terkesan mewah

Sangadi Desa Poigar Kecamatan Poigar Mongondow Evi Walangitan ketika di wawancarai awak media soal lampu jalan mengaku tidak ingat harganya meskipun hal tersebut tentu ada dalam RAPBDes

Berdasarkan data RAPBDes di ketahui pengadaan tiang lampu jalan Desa tersebut anggarannya sebesar untuk tiang lampu dan penerangan tersebut

Lebih aneh lagi, Sangadi Desa Poigar Dua tersebut di ketahui memiliki toko alat bangunan dan alat pertanian di desanya. Namun setiap kali di tanya soal harga pipa galvanis yang di gunakan selalu bilang lupa dan tidak ingat

Begitu pula dengan harga alat pertanian seperti sprayer, mesin paras dan mesin tanam jagung (tok tok) yang di tata di APBDes beliau mengaku tidak ingat harganya.

Padahal semua barang tersebut di jual di toko beliau.

“Kan aneh ya jika beliau tidak tau harganya”. Ujar seorang Tokoh masyarakat setempat yang minta namanya di rahasiakan.

Belum lagi soal lapangan sepak bola yang di bangun di bukan wilayah kepolisian desa Poigar Dua yang menelan anggaran sekitar 1 milyar rupiah , yang hingga sekarang masih bermasalah karena lapangan sepak bola tersebut berada di wilayah kepolisian Desa Tiberias.

Dengan adanya beberapa dugaan tersebut, Maka ketua LSM JARI, Johan Lintong meminta kepada aparat penegak hukum (APH) memanggil dan menginterogasi Sangadi Desa Poigar (EW).

“LSM JARI akan mengumpulkan data data lengkap soal temuan / indikasi dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa desa Poigar dan akan membawa ke ranah hukum”.

” Ini tidak boleh di biarkan ini uang negara, ini harus di selamatkan dari tangan Sangadi Sangadi nakal dan harus di beri efek jera “. Tegas Lintong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed