Belum Ada Jawaban Kemenkes, INAKOR Ingatkan Pentingnya Evaluasi RSUP Kandou

Blog389 Dilihat

Manado, PELOPORBERITA.ID —
LSM INAKOR Sulawesi Utara menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu respons dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atas surat resmi permohonan evaluasi yang telah dikirimkan sebelumnya terkait tata kelola di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.

Ketua INAKOR Sulut, Rolly Wenas, menyatakan bahwa pihaknya menghormati seluruh proses administrasi yang berjalan di kementerian, namun di sisi lain masyarakat juga membutuhkan kejelasan terkait tindak lanjut atas aspirasi yang telah disampaikan secara resmi.

“Kami memahami bahwa proses di kementerian membutuhkan waktu, namun penting juga bagi publik untuk mendapatkan kepastian bahwa setiap aspirasi yang disampaikan melalui mekanisme resmi benar-benar ditindaklanjuti,” ujar Rolly.

Menurutnya, sorotan publik yang berkembang sepanjang tahun 2025 tidak boleh dipandang sebagai dinamika biasa, melainkan sebagai masukan penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan, khususnya pada rumah sakit vertikal pemerintah.

INAKOR menegaskan bahwa dorongan yang disampaikan tetap berada pada kerangka penguatan sistem, bukan pada penilaian personal terhadap individu tertentu.

“Kami tidak menyoroti individu. Yang kami dorong adalah penguatan tata kelola, profesionalisme manajemen, serta penataan sumber daya manusia, termasuk ASN dan tenaga kesehatan, agar bekerja sesuai kompetensi dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, INAKOR juga kembali mengingatkan pentingnya memperhatikan aspirasi pegawai yang telah mengabdi dalam jangka panjang sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas internal serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

INAKOR berharap Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dapat memberikan respons atau penjelasan resmi dalam waktu yang wajar sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

“Kami tetap menghormati kewenangan kementerian.

Namun sebagai bagian dari masyarakat sipil, kami berkepentingan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan kepercayaan publik tetap terjaga,” tutup Rolly. IOP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *