INAKOR Sulut Apresiasi Rekam Jejak Joune Ganda di PSSI: Persahabatan Boleh Dekat, Objektivitas Tetap Dijaga

Blog39 Dilihat

SULUT, PELOPORBERITA — Mencuatnya kembali nama Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam bursa kepemimpinan Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Sulawesi Utara mendapat tanggapan positif dari Ketua INAKOR Sulawesi Utara, Rolly Wenas.

Menanggapi pemberitaan media Sulut Headline News yang mengangkat kuatnya posisi Joune Ganda dalam bursa Ketua PSSI Sulut, Rolly menilai dinamika tersebut menjadi momentum untuk melihbuatkan foto karikatur yang cocokat kembali rekam jejak pengabdian para figur yang pernah berkontribusi bagi persepakbolaan daerah.

Menurut Rolly, Joune Ganda bukanlah sosok baru dalam lingkungan sepak bola Sulawesi Utara. Ia pernah mendapat kepercayaan memimpin Asprov PSSI Sulut periode 2021–2025, sehingga kiprahnya dapat dinilai melalui program dan kegiatan yang berlangsung selama masa kepemimpinannya.

“Pak Joune adalah sahabat saya. Saya tentu ikut senang ketika ada pemberitaan yang memberikan perhatian positif terhadap kiprahnya. Namun, yang lebih penting bagi saya adalah bagaimana pengalaman dan pengabdian beliau di dunia sepak bola dapat menjadi bagian dari upaya memajukan olahraga Sulawesi Utara,” ujar Rolly.

Rolly mengungkapkan, berdasarkan sejumlah pemberitaan mengenai periode kepemimpinan Joune Ganda, terdapat berbagai kegiatan pembinaan, termasuk peningkatan kapasitas pelatih dan wasit serta penyelenggaraan agenda sepak bola di Sulawesi Utara.

Menurutnya, kegiatan tersebut layak mendapat apresiasi, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan sepak bola pada masa mendatang.

“Sebagai sahabat, saya menghargai pengabdian Pak Joune. Sebagai aktivis antikorupsi, saya juga percaya bahwa setiap kerja dan pengabdian publik harus dinilai secara adil. Kalau ada hal baik, mengapa kita harus sungkan memberikan apresiasi?” ungkapnya.

Persahabatan dan Independensi Tidak Harus Dipertentangkan

Rolly menegaskan bahwa hubungan persahabatan dengan seorang kepala daerah tidak harus menjadi penghalang untuk memberikan penilaian yang objektif.

Menurutnya, sikap kritis tidak selalu harus diwujudkan melalui kritik keras. Mengakui hal-hal positif yang memiliki dasar juga merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat.

“INAKOR tidak dibentuk untuk mencari-cari kesalahan setiap orang. Kami hadir untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik. Kalau ada program yang bermanfaat bagi masyarakat, tentu patut kita apresiasi. Kalau ada kekurangan, tetap harus kita ingatkan,” tegasnya.

Rolly menambahkan bahwa dinamika kepemimpinan PSSI Sulut harus tetap menghormati mekanisme organisasi, menjunjung sportivitas, serta mengedepankan kepentingan pembinaan atlet dan kemajuan sepak bola daerah.

Ia berharap pengalaman kepemimpinan sebelumnya, termasuk berbagai program yang pernah dilaksanakan, dapat menjadi bahan pertimbangan objektif bagi seluruh pemangku kepentingan sepak bola Sulut.
Sepak Bola Sulut Membutuhkan Kebersamaan

Lebih jauh, Rolly berharap kepengurusan PSSI Sulut ke depan mampu memperkuat pembinaan usia dini, meningkatkan kualitas kompetisi, serta membuka kesempatan lebih luas bagi talenta-talenta muda daerah.

Menurutnya, pembangunan olahraga juga berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang sejalan dengan semangat pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Harapan saya sederhana. Semoga siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan memimpin PSSI Sulut dapat membawa sepak bola daerah semakin berkembang. Dan kepada sahabat saya Pak Joune Ganda, saya menyampaikan penghargaan atas waktu, perhatian, serta pengabdian yang telah diberikan bagi sepak bola Sulawesi Utara,” katanya.

Rolly menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa persahabatan dan tanggung jawab sosial dapat berjalan beriringan sepanjang tetap menjunjung prinsip objektivitas.

“Persahabatan harus tetap dijaga, pengabdian yang baik patut dihargai, dan kepentingan masyarakat harus selalu menjadi yang utama. Salam hormat untuk sahabat saya Pak Joune Ganda. Semoga semangat membangun sepak bola Sulawesi Utara terus menyala,” pungkas Rolly Wenas. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *