MANADO, PELOPORBERITA.ID — Pilkada Manado 2029 memang masih jauh. Namun, dinamika politik Sulawesi Utara mulai bergerak.
Sejumlah partai perlahan mengorbit kader dan memberi sinyal tentang figur yang dipersiapkan menghadapi pertarungan politik lima tahunan tersebut.
Gerindra mulai memperlihatkan salah satu kader andalannya. Sang petahana PDIP juga dinilai telah memiliki petarung yang siap dipertarungkan. Sementara Golkar diprediksi tak tinggal diam dan telah menyiapkan ‘senjata’ politiknya.
Lalu bagaimana dengan Demokrat? Di saat sejumlah partai mulai membuka kartu, Demokrat justru memilih langkah politik yang lebih kalkulatif.
Belum ada nama yang secara terbuka didorong, tetapi bukan berarti Demokrat tanpa kandidat.
Ketua DPC Partai Demokrat Manado yang juga anggota DPRD Kota Manado, Nortje H. Van Bone, menegaskan bahwa Demokrat memiliki kader untuk menghadapi Pilkada 2029.
“Partai Demokrat Sulut yang pasti ada kadernya untuk bertarung 2029 nanti,” ujarnya.
Pernyataan sederhana tersebut justru membuka ruang spekulasi. Demokrat seolah memilih menyimpan kartu, sambil membaca peta kekuatan, mengukur elektabilitas kader, membangun konsolidasi dan menunggu momentum yang dianggap paling tepat.
Dalam politik, terlalu cepat mengumumkan kandidat juga bukan tanpa risiko. Peta koalisi, popularitas tokoh dan preferensi pemilih masih bisa berubah dalam tiga tahun ke depan.
Karena itu, diamnya Demokrat bisa saja bukan tanda belum siap, melainkan bagian dari perhitungan politik.
Pertanyaannya, siapa kartu AS Demokrat untuk Manado 2029?
Apakah kader lama, tokoh muda, figur legislatif, atau justru nama yang belum banyak diperbincangkan?
Jika mampu memainkan momentum dengan tepat, kartu yang hari ini masih disimpan bisa saja menjadi kejutan terbesar dalam pertarungan politik Manado 2029.
Sebab dalam politik, bukan selalu siapa yang paling cepat membuka kartu yang menang, tetapi siapa yang tahu kapan waktu terbaik untuk memainkannya.
Muara dari seluruh manuver politik ini tetap satu yakni, masyarakat Kota Manado yang akan memegang kartu terakhir. IOP












