Ketua DPRD Sulut Apresiasi Prestasi Pesparawi Nasional dan Kenaikan IPM, Pimpin Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025

Blog6 Dilihat

MANADO, PELOPORBERITA – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Andy Silangen, memimpin Rapat Paripurna DPRD Sulut yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Jalan Manado–Bitung, Kairagi, Manado, Selasa (14/7/2026).

Rapat paripurna tersebut didampingi Wakil Ketua DPRD Michaela Elsiana Paruntu, Royke Anter, dan Stella Runtuwene. 

Sebanyak 30 anggota DPRD hadir sehingga sidang dinyatakan memenuhi kuorum. 

Paripurna juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para tamu undangan.

Agenda utama rapat meliputi pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2025, penyampaian Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027, serta penjelasan Ranperda tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan Wabah Penyakit Menular.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Sulut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas keberhasilan meraih predikat Juara Umum Pesparawi Nasional yang diselenggarakan di Papua Barat.

Menurut Silangen, capaian tersebut bukan sekadar prestasi di bidang seni paduan suara, tetapi juga menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, pelatih, dan seluruh peserta.

“Prestasi ini telah mengharumkan nama Sulawesi Utara di tingkat nasional. Ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen, dan kolaborasi semua pihak. 

Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di bidang keagamaan, seni budaya, dan sumber daya manusia,” ujarnya.

Selain itu, Silangen juga memberikan apresiasi atas meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara Tahun 2025 yang mencapai 76,32. 

Menurutnya, capaian tersebut menempatkan Sulawesi Utara pada peringkat ke-9 nasional sekaligus menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Pulau Sulawesi.

Ia menilai peningkatan IPM merupakan indikator penting yang menunjukkan berbagai kebijakan pembangunan daerah mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Peningkatan kualitas layanan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai program yang mendorong kesejahteraan masyarakat telah memberikan hasil positif. 

Capaian ini perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui sinergi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Silangen.

Paripurna tersebut menjadi momentum strategis dalam memastikan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus mengawali pembahasan arah kebijakan fiskal Provinsi Sulawesi Utara untuk Tahun Anggaran 2027 serta memperkuat regulasi daerah dalam menghadapi potensi kejadian luar biasa dan wabah penyakit menular. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *