Benny Rhamdani Kukuhkan Pengurus Hanura Sulut 2026–2031, Tekankan Persatuan dan Politik yang Menyejukkan

Blog7 Dilihat

MANADO, PELOPORBERITA – Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Benny Rhamdani, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Partai Hanura se-Sulawesi Utara periode 2026–2031 dalam acara yang digelar di MIcon Convention Hall, Manado, Kamis (18/6/2026).

Pengukuhan dihadiri pengurus DPD, DPC, hingga PAC Partai Hanura dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Ribuan kader yang memadati gedung menciptakan suasana penuh semangat dengan mengusung slogan “Singa Pemberani”, menandai tekad membesarkan Partai Hanura di Bumi Nyiur Melambai.

Dalam sambutan dan orasi politiknya, Benny Rhamdani menegaskan bahwa Partai Hanura memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan rakyat sekaligus menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika politik nasional.

“Kami meyakini bahwa melalui kerja sama yang baik antarpartai politik dan seluruh pemangku kepentingan, kita mampu menghadirkan perubahan yang lebih baik bagi Sulawesi Utara. Daerah ini memiliki kekayaan keberagaman agama, budaya, dan tradisi yang harus terus dijaga dalam semangat toleransi dan kerukunan,” ujar Benny.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, termasuk Wakil Gubernur Sulut, Dr. Viktor Mailangkay, yang dinilainya sebagai salah satu politikus senior dengan pengalaman panjang selama tujuh periode sebagai anggota DPRD.

“Perjalanan politik beliau merupakan pengalaman yang patut menjadi inspirasi bagi kader-kader muda dalam membangun daerah melalui jalur politik yang bermartabat,” katanya.

Salah satu momen yang paling mendapat sambutan meriah dari para kader adalah ketika Benny menegaskan kedekatan emosionalnya dengan Sulawesi Utara.

“Banyak yang mengatakan, ‘Pak Benny, terima kasih sudah berkunjung ke Sulawesi Utara.’ Saya selalu menjawab, saya bukan berkunjung, tetapi saya pulang kampung,” ucapnya, yang langsung disambut tepuk tangan dan riuh aplaus dari ribuan peserta.

Dalam orasinya, Benny juga mengingatkan kader Hanura agar menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan. Menurutnya, Sulawesi Utara merupakan contoh daerah yang mampu menjaga harmoni di tengah perbedaan suku, agama, dan budaya.

Ia menilai polarisasi politik yang terjadi di berbagai daerah tidak boleh dibiarkan merusak persatuan bangsa. Karena itu, kader Hanura diminta menjadi pelopor politik yang santun, mengedepankan komunikasi yang sehat, menyebarkan informasi yang benar, serta menolak penyebaran hoaks.

“Perbedaan bukan alasan untuk saling bermusuhan. Polarisasi memang tidak bisa hilang dalam sekejap, tetapi dapat dikurangi melalui komunikasi yang baik, penyampaian informasi yang benar, serta kegiatan-kegiatan yang mempererat persaudaraan. Jangan pernah ikut menyebarkan hoaks,” tegas Benny.

Melalui pengukuhan pengurus baru ini, Partai Hanura Sulawesi Utara diharapkan semakin solid dalam menghadapi agenda politik ke depan serta mampu menghadirkan kerja-kerja politik yang berpihak pada kepentingan masyarakat, sekaligus menjaga semangat persatuan dan kerukunan yang selama ini menjadi ciri khas Bumi Nyiur Melambai. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *