KETUA UMUM LSM JARI (Jurnalis Aktivis Rakyat Indonesia), Johan Lintong, S.H, M.Pd menyatakan dukungannya dan mengapresiasi Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E atas pembentukan dan pelantikan pengurus FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) SULUT.
Selanjutnya Ketum JARI menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu pernah menjadi bagian langsung dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ketika masih berkiprah sebagai aktivitas kemanusiaan di Jawa Barat dan Jakarta, demikian pula ketika berada di Sulawesi Utara, khususnya di Minahasa Selatan masa pemerintahan Luntungan-Tuela masuk dalam FKDM Minsel.

Johan Lintong menyebutkan bahwa pada prinsipnya FKDM harus berakar dan bertumpu pada semangat gotong royong untuk menjaga keamanan dan ketertiban dari level paling bawah. Secara sederhana, karena FKDM adalah “mata dan telinga” masyarakat dalam mendeteksi potensi konflik atau gangguan keamanan sebelum masalah tersebut membesar.
Selain itu, menurut Ketum JARI, FKDM tentunya berfungsi sebagai jembatan informasi antara warga dan pemerintah daerah. Perannya tidak hanya sekedar menjaga keamanan fisik, tetapi lebih kepada deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai ancaman, mulai dari potensi bencana alam, gejala radikalisme, hingga konflik sosial antarwarga.
Untuk itu LSM JARI akan berperan mengawal FKDM demi keseimbangan dan harmonisasi dalam kehidupan masyarakat, terutama memastikan suasana kondusif dan kenyamanan masyarakat Sulawesi Utara pada umumnya.
Berikut daftar Pengurus FKDM Propinsi SULUT yg telah dilantik :
- Ketua Stevi Sumampouw
- Wakil Ketua merangkap Ketua Harian MEYVO RUMENGAN
- Sekretaris Fiky F. Sorongan
Anggota-anggota, antara lain - Ferry Liando
- Jeremia Damongilala
- Abdullah Alburi
- Raden Anggrynie Setyowati Sugiarto






