Bank SulutGo dan IPDN Sulut Teken MoU, Perkuat Literasi Keuangan Calon Pamong Praja

Blog29 Dilihat

Jakarta, PELOPORBERITA.ID — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo) kembali menegaskan perannya dalam mendukung penguatan tata kelola pemerintahan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara. 

Kerja sama strategis ini difokuskan pada pengelolaan keuangan serta pemanfaatan layanan jasa perbankan yang modern dan akuntabel.

Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Cabang Bank SulutGo Jakarta, Kamis (18/12/2025). 

Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M. Pepah, dan Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara, Dr. Arnold Poli, SH, MAP. Acara ini turut disaksikan oleh Komisaris Utama Bank SulutGo Ramoy M. Luntungan serta Direktur Pemasaran Bank SulutGo Pius Batara.

Kerja sama ini dirancang sebagai langkah sinergis antara dunia perbankan daerah dan institusi pendidikan pemerintahan dalam menciptakan ekosistem pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan. 

Bagi IPDN Sulut, kolaborasi ini membuka ruang peningkatan kapasitas dosen serta taruna-taruni dalam memahami praktik pengelolaan keuangan daerah, literasi perbankan, hingga pemanfaatan layanan keuangan digital yang relevan dengan tuntutan birokrasi modern.

Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M. Pepah, menegaskan bahwa kemitraan dengan IPDN memiliki nilai strategis jangka panjang. 

Menurutnya, calon pamong praja perlu dibekali pemahaman yang kuat terkait prinsip keuangan yang transparan dan bertanggung jawab sejak dini.

“Kolaborasi dengan IPDN sebagai institusi pencetak calon pemimpin daerah merupakan investasi strategis bagi masa depan pemerintahan. 

Kami ingin para taruna dan taruni memahami prinsip keuangan yang sehat, tata kelola yang akuntabel, serta mampu memanfaatkan layanan perbankan digital untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Revino.

Dari sisi Bank SulutGo, kerja sama ini juga sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi bank pembangunan daerah yang aktif mendukung seluruh elemen pembangunan, termasuk sektor pendidikan pemerintahan. 

Bank SulutGo berharap dapat berkontribusi dalam membentuk pola pikir keuangan yang modern dan adaptif di kalangan calon aparatur sipil negara.

Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sulawesi Utara, Dr. Arnold Poli, menyambut positif penandatanganan MoU tersebut. 

Ia menilai bahwa pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan dan akses layanan perbankan merupakan kompetensi esensial bagi seorang pamong praja di era tata kelola pemerintahan yang menuntut transparansi dan efisiensi.

“IPDN tidak hanya menekankan aspek teoritis pemerintahan, tetapi juga kompetensi praktis. Kerja sama dengan Bank SulutGo akan memperkaya wawasan dan praktik pembelajaran taruna-taruni kami, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatan sistem perbankan,” jelas Arnold.

Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, Bank SulutGo dan IPDN Sulawesi Utara berkomitmen untuk mendorong terciptanya tata kelola keuangan pemerintahan yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembangunan daerah yang berkelanjutan. 

Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antara sektor perbankan daerah dan lembaga pendidikan pemerintahan dalam menyiapkan birokrasi masa depan yang berintegritas dan berdaya saing. RED 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *