CEP Diprediksi Berpeluang Besar Pimpin Kembali Golkar Sulut Menjelang Musda

Blog146 Dilihat

Sulut, PELOPORBERITA.ID — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara yang akan digelar dalam waktu dekat ini, nama Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mencuat sebagai figur paling potensial untuk memimpin DPD I Golkar Sulut.

Rekam jejak kepemimpinannya yang panjang serta rekonsiliasi politik yang selama ini dijalankannya dinilai masih sangat dibutuhkan untuk menguatkan soliditas partai berlambang pohon beringin tersebut.

CEP, yang kini duduk sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, dianggap memiliki kapasitas politik dan pengalaman organisasi yang relevan untuk membawa Golkar Sulut bersaing pada kontestasi demokrasi berikutnya, khususnya Pilkada dan momentum politik mendatang.

Pengaruhnya di struktur Golkar dan hubungannya yang kuat dengan kader di daerah menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki banyak figur lain.

Sejumlah kader dan pengamat politik di Sulawesi Utara menilai bahwa Golkar membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, komunikatif, dan mampu membangun kepercayaan publik.

Figur CEP kerap disebut memenuhi karakter tersebut, mengingat rekam jejaknya sebagai mantan Bupati Minahasa Selatan dua periode serta posisinya di parlemen nasional yang memberi akses dan jejaring lebih luas untuk mendorong program-program pembangunan daerah.

Di tengah dinamika internal partai yang menuntut konsolidasi, CEP dipandang mampu menjadi penyeimbang berbagai kepentingan politik sekaligus mendorong arah kebijakan partai yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

Salah satu tantangan Golkar ke depan ialah mengembalikan kepercayaan publik dan memperkuat struktur partai sampai ke tingkat akar rumput.

Kemampuan membangun struktur yang solid inilah yang, menurut sejumlah kader, masih menjadi keunggulan CEP.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP Partai Golkar.

Musda mendatang akan menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi Golkar Sulut dalam menghadapi agenda-agenda politik besar di masa depan.

Para kader berharap proses Musda berjalan demokratis, objektif, dan mengedepankan kepentingan masyarakat Sulawesi Utara di atas segalanya.

Dinamika politik yang semakin kompetitif, Golkar Sulut membutuhkan figur pemersatu yang mampu menghadirkan kepastian arah, stabilitas organisasi, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Dalam konteks itu, peluang CEP memimpin kembali Golkar Sulut dinilai masih sangat terbuka lebar. IOP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *