PLN Dorong Pengembangan Ekowisata Desa Kulu Melalui Program TJSL

Blog8 Dilihat

Sulut, PELOPORBERITA.ID — PLN terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekowisata di Sulawesi Utara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). 

Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut terlihat di Desa Kulu, Kabupaten Minahasa Utara, yang kini mulai berkembang sebagai destinasi wisata unggulan berbasis alam dan edukasi.

Dalam program ini, PLN menyalurkan bantuan berupa pembangunan sejumlah fasilitas penunjang wisata, di antaranya gazebo pertemuan, gazebo apung yang juga difungsikan sebagai homestay, toilet umum, serta jembatan mangrove sepanjang 350 meter yang menjadi jalur edukasi dan wisata alam. 

Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperluas daya tarik wisata mangrove di Desa Kulu.

Tidak hanya itu, PLN juga menyediakan fasilitas perahu listrik, paddle boat, sumur bor beserta instalasi air bersih, serta penerangan jalan dan lampu hias untuk mempercantik area wisata. 

Seluruh dukungan ini diberikan untuk memperkuat posisi Desa Kulu sebagai destinasi ekowisata yang berkelanjutan.

Program TJSL ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan Kodaeral VIII selaku pengelola Kampung Wisata Bahari Desa Kulu. 

Sinergi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat lokal melalui pengembangan UMK serta sektor wisata.

“Melalui program TJSL ini, kami berharap wisata di Desa Kulu semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung serta berkontribusi pada pencapaian SDGs, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun.

Dengan berbagai dukungan tersebut, Desa Kulu kini semakin siap menjadi ikon ekowisata baru di Minahasa Utara yang menawarkan pengalaman wisata alam sekaligus edukasi lingkungan secara terpadu. RED

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *